Tentang Arsip Suara

Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI) memiliki koleksi arsip suara berupa rekaman wawancara dengan sejumlah narasumber antara lain meliputi topik tentang peristiwa G 30 S, seni, akupunktur, buruh, gerakan perempuan, dan masyarakat Tionghoa. Para narasumber tersebut terdiri dari beragam latar belakang profesi dan organisasi. Mereka berasal atau tinggal di berbagai wilayah di Indonesia antara lain di Pulau Bali, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Jumlah arsip suara ISSI hingga kini mencapai kurang lebih 500-an wawancara. Beberapa di antara arsip suara ini juga berasal dari hibah individu atau lembaga lain yang menaruh perhatian dan kepedulian terhadap perkembangan sejarah Indonesia.

Sebagian besar arsip suara ISSI telah dialihkan dalam bentuk digital dan disertai dengan transkripsi dan ringkasan (summary) tentang isi wawancara. Arsip suara ISSI hanya dibuka kepada peneliti/mahasiswa-mahasiswi yang sedang menyelesaikan tesis/disertasi dengan menunjukkan surat dari lembaga tempatnya bekerja atau perguruan tingginya tentang tujuan riset yang sedang dikerjakannya.

Layanan arsip suara dibuka bagi pengunjung pada hari Selasa hingga Kamis dari pukul 11.00 sampai 17.00 WIB.

Pengunjung tidak diizinkan menggandakan atau memindahkan seluruh atau sebagian isi arsip suara ISSI ke dalam flashdisk, CD atau media rekam lainnya. Pengunjung berkewajiban pula merawat koleksi agar usia koleksi tahan lama dan bermanfaat bagi pengunjung lain. Silahkan kirimkan kabar via kontak kami jika ada pertanyaan tentang koleksi arsip suara ISSI.

Pada situs ini arsip suara dapat diakses dalam bentuk ringkasan (summary). Terima kasih.