3.50 Budiyani

3.50

Budiyani

Purwodadi, 30 Agustus 2000

Budiyani lahir pada 1942. Ia menikah dengan seorang anggota Barisan Tani Indonesia (BTI). Mereka dikaruniai empat orang anak.

Karena keterlibatan dalam BTI suaminya ditahan selama enam tahun. Budiyani mengaku tidak tahu-menahu mengenai aktivitas suaminya di BTI. Waktu penangkapan, suaminya mengatakan akan rapat. Sesudah itu suaminya tidak pulang. Tenyata suaminya ditahan. Suaminya ditahan secara berpindah-pindah: di Purwokerto, Ambarawa dan Purwodadi.

Akibat penangkapan suaminya, hidup Budiyani menjadi lebih susah lagi. Untuk mengurangi beban hidup, anaknya yang paling kecil ia titipkan ke salah seorang saudaranya. Ia hidup bersama tiga anaknya yang lain. Itu pun masih terasa berat. Karena beratnya beban hidup, Budiyani sempat melakukan upaya bunuh diri. Anak-anaknya pun sering diejek: “Anak PKI”.