4.7 Panca

4.7

Panca

Yogyakarta, 13 Oktober 2000

Lahir di Purworejo, 14 Oktober 1933. Sempat kuliah di Universitas Gajah Mada jurusan Geografi. Ketika hampir tamat, pecah peristiwa G 30 S. Dalam organisasi kemahasiswaan, Panca masuk dalam organisasi CGMI.

Pada 22 November 1965 ia bersama ibu, adik dan bapaknya ditangkap dan dibawa ke kecamatan. Kemudian dimasukkan ke penjara Wirogunan. Sementara ibunya ditahan di tempat penahanan khusus wanita. Sekitar tiga setengah tahun kemudian ibunya dibebaskan dari kamp penahanan. Sedangkan ayahnya setelah dari penjara Wirogunan dipindah ke penjara di Pekalongan. Di Pekalongan ayah Panca meninggal dunia. Selama Panca ditahan di Penjara Wirogunan, ia sering menyaksikan pemanggilan-pemanggilan tapol pada malam hari. Luas sel yang digunakan untuk menampung para tahanan tidak seimbang dengan jumlah tahanan. Jika antrian mandi tiba, Panca sering membuat sketsa antrian tersebut.

Setelah ayahnya dipindah ke Penjara di Pekalongan, tidak lama kemudian ia juga mendapatkan panggilan untuk dibuang ke Pulau Buru. Ia tidak ingat secara persis tanggal-tanggal setiap peristiwa yang ia lewati. Semua catatan peristiwa ada pada ibunya. Sebab ibunya selalu mencatat peristiwa-peristiwa yang terjadi. Selama di Pulau Buru Panca kerap diperintahkan untuk kerjapaksa oleh para petugas pengawal. Di Pulau Buru Panca melanjutkan hobinya mencari fosil-fosil batu. Beberapa batu-batuan yang ia temukan di Pulau Buru ia bawa pulang. Pada 1978 Panca dibebaskan dari Pulau Buru. Setelah bebas ia dikenakan mengikuti Santiaji.